Konsisten Mengabdi untuk Negeri

0

Besok (17/4) adalah hari lahir organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Tepat 17 April 60 tahun lalu, organisasi berbasis mahasiswa yang menggabungkan nilai Islam dan Indonesia ini lahir dan didirikan.

Tujuannya, untuk membentuk pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah, berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya, serta berkomitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

“Prinsip tegaknya Islam kebangsaan di Indonesia adalah sebuah keniscayaan. Hal itu sekaligus ingin memberikan penegasan bahwa bagi PMII, Islam kebangsaan merupakan nilai dan komitmen untuk membangun Indonesia yang damai, toleran, dan bermartabat,” kata Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Jember Akhmad Taufiq, Kamis (16/4).

Bertolak dari hal tersebut, Taufiq menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu diserukan pada momentum 60 tahun PMII ini sebagai suatu refleksi. Pertama, PMII merupakan organisasi kader yang memiliki wajah pergerakan dan sekaligus pengabdian.

“Sebagai perwujudannya, maka kader-kader PMII seyogyanya aktif dan progresif dalam mengambil inisiatif perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini. Sembari diniati bahwa pergerakan untuk perubahan itu adalah bentuk pengabdian yang tinggi bagi bangsa yang kita cintai,” jelasnya.

Selanjutnya, dia menambahkan, adalah pentingnya menghidupkan secara terus-menerus untuk taat pada komitmen politik kebangsaan. Bersamaan dengan itu, komitmen tersebut merupakan manifestasi bagi karakter PMII untuk senantiasa menjunjung tinggi sikap kenegarawanan. “Terutama di tengah tarik-menariknya politik yang terjadi secara luar biasa di negara kita saat ini,” sebutnya.

Berikutnya, Taufiq mengutarakan, sebagai organisasi yang berada di garda depan reformasi 1998, PMII harus memiliki tanggung jawab untuk mengawal tercapainya cita-cita reformasi. Salah satunya, terbentuknya masyarakat sipil yang kuat, serta proses penyelenggaraan negara yang jauh dari koruptif. “Oleh karena itu, menjaga dan mengembangkan nalar kritis dan sikap inklusif adalah keniscayaan bagi PMII,” tambahnya.

Hal yang tak kalah penting adalah PMII di segala level, selalu adaptif dan mampu berada di garda depan dalam rangka mengambil inisiatif untuk turut serta mengambil peran strategis dalam konteks kebangsaan. Termasuk ikut ambil bagian dalam program penanganan Covid-19.

sumber: radarjember.jawapost.com

Share.

About Author

Redaktur pelaksana website PC IKA-PMII Jember. IKA PMII Jember Merupakan wadah bagi alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia untuk wilayah Jember dan Sekitarnya

Comments are closed.