GARIS BESAR DAN ARAH PENGEMBANGAN PROGRAM DALAM RAKERCAB PC IKA-PMII JEMBER PERIODE 2016-2021


Bismillahirrahmaanirrahiim

Pertama, saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah, Tuhan yang memberikan berbagai anugerah kenikmatanNya, sehingga kita semua sebagai warga organisasi dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan sebaik-baiknya.

Kedua, semoga sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita, rasulullah Muhammad, saw. Nabi yang telah memberikan jalan petunjuk dan syafaat kepada kita dan semoga kita semua sebagai umatnya mendapatkan syafaat dari beliau, baginda rasulullah Muhammad, saw.

Sahabat PC IKA-PMII Jember yang berbahagia,

Satu periode selama lima tahun ini merupakan waktu yang relatif tidak lama. Kita hadir di tengah kehidupan kebudayaan kita disergap habis-habisan oleh pasar. Bersamaan dengan hal itu, atmosfir politik dan sosial kita ditarik pada dua hal sekaligus. Pertama, arus pertarungan ideologi dengan berbagai segmentasinya yang sangat krusial bagi kehidupan keberagamaan dan kebangsaan. Kedua, kompetisi antarormas, partai politik, dan berbagai varian kelompok sosial dan kepentingannya, yang tidak jarang mengarah pada praktik kompetisi yang tidak sehat dan meningkat eskalasinya.

Oleh karena itu, pentingnya kita gunakan waktu selama satu periode ini secara efektif untuk optimalisasi kepengurusan merupakan jalan yang diniscayakan. Bertolak dari hal itu, pentingnya peletakan dasar visi kepengurusan selama satu periode ini adalah satu jalan yang tidak boleh ditawar-tawar. Di bawah panji-panji ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah, kita bermaksud menegakkan visi “Satu Keindonesiaan Merayakan Keberagaman” sebagai tonggak visional yang dapat kita capai bersama. Realitas masyarakat kita yang multikultural memberikan konskuensi bagi keharusan sosial dan struktural untuk menerapkan paradigma pembangunan multikultural. Suatu paradigma pembangunan yang berbasis keberagaman yang relevan dan kontinu untuk kemashlahatan bersama. Tidak boleh ada satu kelompok masyarakat manapun yang dapat dipinggirkan dan diabaikan akses dan posisinya.

Dengan visi besar tersebut, tidaklah mungkin dapat dicapai kalau tidak dilakukan penguatan dan peningkatan kapasitas institusional. Penguatan dan peningkatan kapasitas instititusional itu dapat dilakukan dengan cara beberapa hal, yang kemudian diharapkan dapat diderivasikan pada sepuluh bidang dalam kepenguruan PC IKA-PMII Jember periode 2016-2021.

Pertama, pentingnya penegasan kembali IKA-PMII ini sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang senantiasa memiliki kemauan yang tinggi untuk meningkatkan kapasitas institusionalnya yang selalu bersifat prinsipial, visional, dan adaptif dengan dinamika zaman. Hal itu dapat dicapai secara realistik dalam tataran praksis jika IKA-PMII mampu membangun dan mengembangkan infrastruktur kelembagaan pada tataran basis. PC IKA-PMII Jember penting untuk mengembangkan infrastruktur kelembagaan yang demikian; termasuk hadir dan terbentuknya IKA-PMII Jember Foundation sebagai wahana institusional yang mampu memberikan kemashlahatan bagi keluarga alumni dan warga bangsa dalam skala yang lebih luas.

Kedua, dalam tataran akademis dan advokatif, pentingnya PC IKA-PMII Jember mengembangkan studi  dan advokasi yang secara aksiologis mampu meletakkan dasar keberpihakan kepada kelompok mustadl’afiin, demi perubahan yang lebih baik dalam konteks sosial, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Kerangka kerja akademis dan advokatif demikian ini semoga menjadi amal sosial dan amal ibadah jam’iyah kita bersama..

Ketiga, agenda penting lain yang perlu dirumuskan adalah membangun sistem silaturrahim antaralumni yang memberikan peluang dan akses bagi distribusi dan penguatan alumni sekaligus. Hal itu dapat dilakukan dengan mengandaikan adanya kondisi kelembagaan yang dapat dibangun sedemikian rupa secara efektif, berupa fasilitasi media yang bersifat kompleks.

Keempat, bahwa IKA-PMII sebagai bagian organisasi pergerakan Islam-Kebangsaan, penting untuk merumuskan suatu program yang mengambil kedua isu tersebut sekaligus sebagai instrument perjuangannya. Keindonesiaan merupakan narasi besar yang perlu diderivasikan dalam tataran praksis. Di sisi lain, keislaman mengandung konskuensi perjuangan bagi hadirnya nilai ukhuwah-Islamiyah, tidak hanya pada tataran keindonesiaan itu sendiri; akan tetapi, dalam jaringan Islam Nusantara yang lebih luas.

Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah, S.W.T, untuk mampu menjalankan amanah organisasi ini sebaik-baiknya. Semoga amal segala amal institusional organisasi ini dicatat sebagai ibadah. Aamiin.

 

Wallahul muwaafiq ila aqwaamith thariiq
Jember, 17 April 2016
Pengurus Cabang IKA-PMII Jember

ttd
Akhmad Taufiq
Ketua Umum

Redaktur pelaksana website PC IKA-PMII Jember. IKA PMII Jember Merupakan wadah bagi alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia untuk wilayah Jember dan Sekitarnya159 Articles


Alfian F Hadi

Ibadah memang tak kan membuat mu jadi pintar, tapi ibadah akan menuntun kepintaranmu menemukan kebenaran Ilahiyah (Dzikir, Fikir, Amal Sholih)


Ali Murtadlo

Siapapun bisa menjadi bagian dari sistem dengan mengambil peran sesuai porsi dan posisi kita.