Kelompok Intoleran Harus Dihentikan

0

Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyatakan sampai saat ini masih ada kelompok masyarakat yang mengoyak kehidupan damai.

“Maka negara harus hadir dan sekaligus memberikan sikap tegas yang secara hukum diabsahkan. Kelompok masyarakat yang suka mengoyak kehidupan damai itu dapat digolongkan sebagai kelompok intoleran yang perlu disegera dihentikan,” kata Ketua IKA-PMII Jember Akhmad Taufiq, Kamis (20/8/2020).

Taufiq menunjuk peristiwa di Solo yang baru-baru ini terjadi sebagai bukti masih eksisnya kelompok intoleran tersebut. Sebagaimana diberitakan sejumlah media massa, terjadi kasus dugaan penganiayaan dan pembubaran acara midodareni di Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah Sabtu (8/8/2020). Sejumlah orang diamankan polisi.

IKA-PMII menginginkan sikap tegas dari negara. “Sebagai negara multikultural yang menjunjung tinggi persamaan hak dan toleransi, peristiwa di Solo tersebut semestinya tidak boleh terjadi,” kata Taufiq.

IKA-PMII Jember mengingatkan, kemerdekaan sebuah bangsa merupakan anugerah Allah yang wajib disyukuri. “Kewajiban untuk menyukuri anugerah kemerdekaan itu seturut di dalamnya mengandung amanah dan tanggung jawab untuk menjaga dan mengoptimalisasi tujuan fundamental kemerdekaan itu sendiri, yakni membangun masyarakat damai, aman, adil, dan sejahtera, dengan prinsip terjaminnya harkat dan martabat sebagai warga negara,” kata Taufiq.

IKA-PMII menegaskan, suatu kewajiban mutlak bagi setiap warga negara apapun posisinya untuk tetap menjunjung tinggi penghormatan atas jasa para pejuang. “Sekaligus dapat mengemban amanah dan tanggung jawab sebaik-baiknya atas kemerdekaan sebagai bangsa. Melalaikan amanah dan tanggung jawab dapat berkonsekuensi pada pendistorsian makna kemerdekaan itu sendiri,” kata Taufiq.

Sumber: beritajatim.com

Share.

About Author

Redaktur pelaksana website PC IKA-PMII Jember. IKA PMII Jember Merupakan wadah bagi alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia untuk wilayah Jember dan Sekitarnya

Comments are closed.