Akhirnya Bayi Anisa Diasuh Budhe-nya

0

Siti Anisa Safir, yang terkurung bersama jenazah ayahnya selama 3 hari akhirnya mendapatkan kejelasan nasib. Bayi tersebut akhirnya kembali ke pangkuan keluarga melalui keputusan musyawarah di Balai Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Kamis (15/8).

Anisa akan diasuh oleh Setiyanti, warga Dusun Pandanrejo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi yang mendapat hak asuh sementara. “Saya adalah kakak kandung dari Sulastri, ibunya Anisa. Saya paling dekat jaraknya. Sedangkan keluarga yang lain jauh-jauh, kebanyakan di Sragen Jawa Tengah,” ujar Setiyanti.

Sebelum kedatangan Setiyanti ke Jember, Anisa sempat dirawat oleh sejumlah orang di Perumahan Kaliwining Asri. Sugiyatmo dan Umu Inaroh diantarnya yang merawat bayi malang itu. Penjabat Kepala Desa Kaliwining, Sugeng Hariadi menyatakan pihaknya yang memfasilitasi pertemuan antara keluarganya dengan pihak berwenang.

“Kami serahkan sepenuhnya anak itu ke keluarganya. Kesepakatan ini adalah hak asuh sementara. Saksi kesepakatan mulai Kapolsek Rambipuji sampai DP3AKB Jember,” terangnya.
Banyak pihak yang berempati terhadap kasus ini. Bahkan, Ikatan Keluarga dan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Jember langsung memberikan bantuan.

“Susu, makanan, minuman itu dari iuran sahabat-sahabat secara spontan. Kami menganggap Anisa menjadi tanggung jawab publik, bukan lagi hanya keluarganya,” ujar Ketua IKAPMII Jember, Akhmad Taufiq.
Dosen FKIP Universitas Jember ini juga menyatakan empati sedalam-dalamnya atas kondisi Anisa yang menggugah perasaan.

“Dia masih kecil, yang mestinya berlimpahan kasih-sayang. Kami bersyukur sekali masyarakat Jember telah menunjukkan tanggung jawabnya secara bersama untuk sesegera mungkin mencari solusi baginya,” pungkasnya.

Sedangkan Kapolsek Rambipuji, AKP Sutarjo memastikan penyebab kematian ayahnya yakni Aan Junaidi alias Fauzi adalah bukan karena tindak kriminal kejahatan. “Pemeriksaan petugas medis karena memang Fauzi punya penyakit Diabetes. Pihak keluarga akan mengurus lebih lanjut jenazahnya di RSD dr. Soebandi,” jelasnya.

Ia membenarkan, bahwa Anisa terkurung di dalam rumah bersama jenazah Fauzi selama 3 hari sebelum ditemukan warga pada Rabu (14/8). Sebuah keajaiban anak tersebut bisa bertahan hidup tanpa makanan dan minuman. Bidan yang memeriksanya menyatakan, hanya menderita dehidrasi ringan.

Sumber: kabar24.id

Share.

About Author

Redaktur pelaksana website PC IKA-PMII Jember. IKA PMII Jember Merupakan wadah bagi alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia untuk wilayah Jember dan Sekitarnya

Comments are closed.