PMII Cabang Jember Bersama Petani Puger Grebek PT Imasco

0

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII ) Jember masih konsisten melakukan pengawalan terhadap petani Puger. Dalam aksi tersebut, puluhan petani ikut turun langsung mendatangi perusahaan PT Imasco Asiatic. Mereka memaksa pihak perusahaan agar mengembalikan saluran irigasi yang sebelumnya telah diblokade dan dialihkan oleh perusahaan.

Dalam aksinya itu, PC PMII Jember bersama para petani Puger turut menggandeng sejumlah aliansi. Seperti Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA) Jember dan belasan mahasiswa Jember. Mereka beramai-ramai mendatangi perusahaan karena dianggap tidak memperhatikan tuntutan para petani.

Padahal sebelumnya, pada Rabu (9/7) para warga telah memasang sejumlah plank penolakan atas tindakan sepihak perusahaan. Namun, karena pihak perusahaan tak menggubris, para petani mulai geram dengan melakukan aksi kedua pada Kamis kemarin (11/7).

Perusahaan yang berlokasi di Desa Grenden Kecamatan Puger itu dianggap memiliki kecacatan dalam perihal perizinan. Hal itu dibenarkan oleh Ketua PC PMII Jember, Sahabat Hamdi Hidayatullah. Menurutnya, jika pembelokan saluran itu dilakukan, akan berdampak cukup serius terhadap wilayah pesawahan petani. Karena saluran irigasi tersebut akan sangat rawan tertutup oleh tanah yang terbawa oleh hujan. Tak sampai di situ, laju arus sungai akan semakin melambat. “Akibatnya, sekitar 300 hektar pesawahan warga akan tersendat,” kata Hamdi.

Selain itu, lanjutnya, terkait izin yang dikantongi pihak perusahaan dianggap cacat. Baik secara prosedural maupun legalitas hukumnya. Dia menilai, seharusnya pihak perusahaan melakukan koordinasi dari bawah dengan melibatkan para petani, bukan para oknum yang memanfaatkan petani. Koordinasi itu bisa terdiri dari rencana penyusunan Analisis Masalah Dampak Alama dan Lingkungan (Amdal).

Pentingnya rumusan Amdal yang benar-benar murni hasil kajian secara mendalam turut menjadi perhatian serius sejumlah kalangan. Hal itu turut dibenarkan oleh FNKSDA Jember.

“Amdal dibuat agar tidak terjadi paham yang salah. Apalagi sulitnya mengakses AMDAL kepada dinas terkait. Ini mengindikasi bahwa pihak perusahaan memang sengaja tidak mempublikasikan, imbuh Nurul Mahmudah, Koordinator FNKSD Jember.

Petani sudah kadung geram atas ulah perusahaan. Mereka tak hanya meminta irigasi dikembalikan, namun mulai mengorek-ngorek perizinan proyek yang berjalan setahun itu.

Selain melaut, mayoritas masyarakat Puger yang hidup dari sektor pertanian menjadi salah satu alasan para petani menolak irigasi itu. Para petani juga menyesalkan pihak-pihak terkait terkesan lalai dalam menanggapi permasalahan tersebut. Padahal para petani juga menantikan ketegasan dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk terlibat langsung. Karena jika dibiarkan berlarut-larut, sama halnya hal itu mengadu petani dengan perusahaan.

“Sudah lama kami tunggu ketegasan dari pemerintah terkait. Kami benturan terus dengan perusahaan pemda gak gubris. Kami petani hanya mau bertani untuk makan nasi. Bukan makan semen,” tegas Bahrul, salah seorang petani Puger.

Pasca aksi, pada pukul 11.00 s/d 13.00 Wib bertempat di kantor PT Imasco Asiatic, kedua belah pihak melakukan mediasi. Terdiri dari tiga orang perwakilan petani yang diketuai oleh Nurdiyanto. Dari pihak PT Imasco Asiatic diwakili oleh Aiin Sugianto. Dan Samsul Arifin sebagai perwakilan dari Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur BBWS Sungai Brantas. Dalam mediasi tersebut menghasilkan beberapa poin diantaranya;

1. Pihak pertama akan membantu mendorong izin pemidahan irigasi yang dilakukan oleh pihak ketiga, mengkoordinasi/ sosialisasi kepada pihak kedua terhadap pemidahan irigasi dan di dampingi muspika setempat.

2. Pihak kedua meminta kepada semua pihak untuk bertanggung jawab sosialisasi kepada petani dan masyarakat untuk pemindahan irigasi

3. Pihak ketiga akan mengembalikan/ normalisasi irigasi yang semestinya berjalan dan memproses izin sampai selesai terbit.

Share.

About Author

Redaktur pelaksana website PC IKA-PMII Jember. IKA PMII Jember Merupakan wadah bagi alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia untuk wilayah Jember dan Sekitarnya

Comments are closed.